Skripsi. Ya, semua berawal mungkin dari sini. Ketika pikiran ini buntu untuk mengolah kata demi kata menjadi kalimat kemudian menjadi paragraf begitu seterusnya sampai tersusun mungkin sampai ribuan kata yang saya tulis pada sampul abu-abu ini.
Berawal dari situlah ketika pikiran butuh penyegaran sejenak, saya langsung luangkan waktu untuk menjamah blog ini kembali yang memang sedikit "terselingkuhi" dengan skripsi.
"Tidak ada ilmu yang lebih baik dari dirimu sendiri"
Ya, itu prinsip yang harus dipegang erat-erat.
Pada kesempatan ini entah kenapa saya ingin menuliskan sebuah pemahaman hidup dari sebuah novel yang pernah saya baca.
Disana diceritakan 2 anak kecil bermain catur di teras rumah. Ketika itu setelah mereka selesai bermain catur, Ibu dari Irfan (salah satu anak yang bermain catur) menghampiri irfan lalu berkata," kok tumben hari ini kalah main caturnya? Biasanya menang terus. Makanya lain kali belajar hati-hati, sebelum jalan dipikir dulu supaya gak kalah".
Lalu dia menimpali ibunya dengan jawaban yang sederhana,"tiap hari dia kalah terus mah. Kalau hari ini Irfan menangin lagi, mungkin dia besok gak bakalan mau main catur bareng-bareng lagi. Kalu tadi Irfan jalanin mentri, dia udah kena skak mat, dan irfan menang dari tadi. Tapi sengaja dikalahin. Ngalah itu bukan berarti gak menang mah".
Membaca penggalan cerita tersebut seperti wejangan Tuhan yang sedang menyentil-nyentil kuping saya ketika membacanya. Memang ini hanya sebatas dari tulisan, mungkin akan sedikit lebih teriris lagi ketika itu kita dengar sendiri dari kuping kita.
Dari penggalan cerita tersebut, banyak hal yang terjadi sebenarnya yang banyak kita ambil makna sebenarnya. Berawal dari hal sederhana yang sepele bahkan terlihat bodoh di mata kita. Karena apa yang kita pikirkan belum tentu sama denga apa yang orang lain pikirkan dan apa yang dilihat belum tentu sama dengan apa yang terlihat. Bahkan dari semut saja, kita dapat belajar bagaimana caranya bertahan untuk hidup.
Bahwa yang kalah, bukan berarti tidak menang. Tapi belajar memahami untuk lebih peduli dengan yang lain dan sabar menunggu untuk kemenangan berikutnya yang sempat tertunda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar